Advetorial Agunan AJP Akar Bhumi Akpol 94 Aksi Aksi Balap Liar Anak Pesisir Anambas Angkutan Sampah APBD Kota Batam Aplikasi Peduli Lindungi Apresiasi Aset Atlet Karate B-SIMS Baharkam Polri Bakamla Bakamla RI Baksos Bakti Sosial Bali Banjir Bansos Batam BC Batam Bea Cukai Bea Cukai Batam BEI Belajar Tatap Muka Besi Scrap Bimtek BIN Kepri Bintan Bioskop Bkkn BKSDA Blue Fire BNN BP Batam BP Batam BPK RI BPKP BPN Batam bright PLN BURT DPR RI Carlsberg CIMB Niaga Citilink Covid-19 CSR Curanmor Cut and Fill Daerah Dana Pemeliharaan Danlanud Hang Nadim Deportasi Dinas Pariwisata Dinas Pendidikan Batam Dinas Sosial Batam Dinas Sosial Probolinggo Disdik Kepri Diskominfo Diskon Ditjen Hubla DLH Kota Batam DPC LSM AMPUH DPD PUTRI Kepri DPO DPR RI DPRD Babel DPRD Batam DPRD Kota Batam DPRD Provinsi DKI Drainase Eazy Indonesia Ekspor Expor-import Expossidik.com Fensury Forkompinda Kota Batam Gakkum KLHK Galangan Kapal Galeri fhoto Gebyar Melayu Pesisir Gelper Glory Point GMBP3KR GMPK Probolinggo Gowes Grand Launching Hang Nadim Hangout Hari Bakti Hari Pelanggan Nasional Harimau Sumatera Harris Hotel Headline HL Honda Batam Honor Hukum HUT RI Hutan Hutan lindung Ilegal IMI Imigrasi Infrastruktur Inspeksi Mendadak Internasional IPDN Ismeth Abdullah Jakarta JCG Jetski Safari Jhoni BL JPK Group Kadin Batam Kalapas Probolinggo Kantor Imigrasi Kelas Khusus TPI Batam Kantor Pos Batam Kapal SB Cramoil Equity Karimun Kedubes AS Kejari Batam Kemenkeu Kemenkumham RI Kemnake Kemnaker Kepri Kerjasama Ketua MPR RI KKP KM Tirta Mulya Kodim 0316 Kominfo Kompetisi Fotografi Infrastruktur KONI Korupsi KPHL II Kota Batam KRI John Lee 358 Kriminal KSB KSOP Lagoi Bay Lahan Laka Maut Lanal Karimun Lanud Hang Nadim Limbah B3 Lingga Lingkungan Lintas Agama Literasi Digital Loker LSM AMPUH LSM Pijar Keadilan Demokrasi MA Mabes Polri Magister Kebijakan Publik Angkatan 1 Mangrove Medan Menkes Menko Perekonomian RI Menteri Keuangan Menteri LHK Mikol MoU MR DIY MT Trovolos Mutasi Jabatan MWC NU Napi Batam Narapidana Narkotika Natuna Nelayan Nusantara OJK OJK Kepri ombudsman Ombudsman Kepri Opini Opini WTP Orchard Batam Center Organisasi Pers PWI P3MI Pajak Pemko Batam Panbil Panbil Group Panel Surya Panen Perdana PangkalPinang Pariwisata Parlemen Partai Demokrat Pasaman Barat Pasar induk jodoh pasar modal Patroli Cipkon Paxocean PBB PCR Pelantikan Plt Bupati Bintan Pelatihan Jurnalistik Maritim Berwawasan Kebangsaan Pemalsuan RUPS Pembalakan Liar Pembelajaran Tatap Muka Pemkab Probolinggo Pemko Batam Pencurian Penertiban Ruli Penggusuran Penimbunan Lahan Penipuan Penuin Batam Penutuhan Kapal Penyelundupan Emas Penyuluhan Razia Peristiwa perizinan Pernyataan Sikap Perpustakaan Apung Keliling Pertamina Pikori BP Batam Pilkada 2024 Pinjaman Modal Usaha PKB PMI PMI Ilegal PN Batam Polda Kepri Polda Riau Polda Sumut Polres Probolinggo Polres Probolinggo Kota Polres Tanjungpinang Polresta Barelang Polri Polri Presisi Polsek Batam Kota Polsek Batu Ampar Polsek Bengkong Polsek Lubuk Baja Polsek Nongsa Polsek Sagulung Polsek Sekupang PON Papua Ponpes Jawa Timur PPKM PPKM Darurat Probolinggo Prokes Property Proyek Siluman PSDKP PT AHM PT BCP PT Bieloga PT BMS PT BSSTEK PT Devin PT Ecogreen PT Glory Point PT JPN PT KSD PT MGL PT MMCR PT Moya PT PEB PT SPL PT TPM Pulau Kasuh Pulau Nipa Puncak Beliung Puskesmas Rapid Antigen RDP REI Batam Rekening Rekrutmen Remisi Reza Morandi Tarigan Ritual Rizkia Humariah Rokok RPJMD RSUD Embung Fatimah Ruli Rumah Reformasi Kebijakan Rupbasan Probolinggo Rutan Rutan Batam Satwa Sekda Kepri Sembako Sertijab Setkab SHSM Sidang Pembacaan Replik Sidang Perdana Sidang Tuntutan Siprianus SKIPM SMK Negeri 7 Batam SMKN 7 Batam SMP Negeri 60 Batam SMPN 28 Batam Sosial SPAM Batam Stakeholder Stiker Tracing Sumut Swab Pcr Tali Asih Tambang Pasir Laut Tanjungpinang Tank Cleaning THM Tim SAR Tim Terpadu Tipikor Tokoh Sulawesi Selatan Turun 7 Persen UMKM UNHCR Uniba Upacara Upah Minimum Tahun 2022 Update Covid-19 UPN Veteran UWTO Vaksin Vaksinasi Vaksinasi Merdeka Serentak WFH Wisata Medis WNA WTP Yayasan Budha Tzuchi Yayasan Darussalam Yayasan SSB

Rizkia Humaira, Bocah Tanpa Miliki Tangan dan Kaki ini Butuh Uluran Tangan Dermawan

Rizkia Humaria. (Foto: Fay)

Batam, expossidik.com: Namanya Rizkia Humaira (2) putri ketiga dari pasangan Hendra (39) dan Siti Dalifa (33), warga Perumahan Cluster Bougenvile Blok K Nomor 21, Kelurahan Tiban Indah, Kecamatan Sekupang, kota Batam.


Humaira, biasa dia dipanggil merupakan seorang bocah yang memiliki keterbatasan diri karena tidak memiliki kedua tangan dan kaki yang sempurna seperti anak-anak lainnya.

Selain tidak memiliki tangan dan kaki yang sempurna, bocah malang itu juga tidak bisa membuka mulutnya. Hal itu dikarenakan dagunya yang tidak sempurna bentuknya sehingga mengakibatkan lidahnya menempel dan tertarik kedalam mulutnya.

Yang membuat hati bertambah miris, setiap akan buang air besar (pup), adik Humairah terpaksa harus menangis sekuat-kuatnya, karena menahan kesakitan yang sangat luar biasa.

Pasalnya, setiap kali buang air besar, adik Humaira tidak bisa sendiri. Dia harus dibantu oleh kedua orang tuanya untuk mengeluarkan kotoran dari dalam tubuhnya dengan cara di congkel terlebih dahulu.

Jika tidak dibantu dengan mencongkel dari duburnya, adik Humairah tidak bisa mengeluarkan sendiri kotorannya, karena ususnya mengalami penyumbatan.

Cacat ditubuhnya itu merupakan cacat bawaan sejak dalam kandungan.

Saat media ini menyambangi rumahnya bersama dengan Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera Kota Batam, Yusuf, Selasa (14/9/2021) sore, tampak adik Humaira hanya mengenakan kaos dalam lengan pendek dan juga pampers yang digunakan sebagai pengganti celananya.

Meski memiliki keterbatasan, namun adik Humairah tetap saja sangat menikmati hidupnya.

Dia tetap saja bermain kesana kemari didalam rumahnya, meskipun dia harus berjalan dengan cara merangkak dibantu oleh kedua tangannya.

Sang ayah, Hendra dengan ketegaran yang sangat luar biasa besarnya mengatakan itu semua merupakan karunia dari Allah SWT dan wajib untuk disyukuri.

"Humaira ini merupakan karunia terbesar dari Allah SWT buat keluarga kecil kami. Tidak semua orang mampu menghadapinya," ungkapnya sambil mendekap anak kesayangannya.

Lebih lanjut dikatakannya, saat pertama kali putri ketiganya itu lahir, tepatnya pada tanggal (2/10/2019) lalu, dia tidak memiliki firasat apapun.

Pria Bugis asal Sulawesi Selatan ini mengatakan sempat syok ketika pertama sekali mengetahui kondisi bayi yang lahir dengan cara normal di bidan dengan tempat tinggalnya.

Namun, dia tetap berusaha tegar menghadapinya. Hal itu dilakukannya supaya tidak terjadi apa-apa dengan sang istri tercinta, Hendra pun menyembunyikan kondisi fisik sang buah hatinya.

"Saya sempat sembunyikan kondisi fisik anak saya kepada istri. Saya takut dia syok. Namun, setelah kondisi istri saya stabil, barulah saya memberitahukannya," tutur Hendra mengenang saat pertama kali Humaira lahir ke dunia ini.

Senada, sang istri Siti Dalifa menambahkan, meskipun putrinya mengalami keterbatasan fisik, namun kasih sayangnya kepada anak ketiganya tak berkurang sedikitpun.

Bahkan, walaupun anaknya memiliki cacat tubuh sejak dalam kandungan, diapun tetap merawat dan membesarkan anaknya dengan penuh rasa cinta dan kasih sayang yang sangat besar.

"Sejak lahir sampai sekarang, Humaira hanya bisa minum susu saja. Dia tidak bisa makan nasi karena mulutnya yang kecil. Jadi, cuma susu sajalah yang bisa masuk ke mulutnya," imbuhnya.

Lebih lanjut wanita asal Kota Palembang, Sumatera Selatan ini menyampaikan keinginan untuk membawa anaknya berobat.

Berbagai upaya telah mereka lakukan. Namun, belum mendapatkan hasil yang maksimal.

"Pernah suami saya mendatangi kantor lurah dan puskesmas, namun belum mendapatkan hasil yang maksimal," jelasnya.

Meskipun begitu, pasangan ini tidak begitu saja menyerah dengan keadaan. Mereka akan tetap terus berusaha sekuat tenaga demi untuk kesembuhan putri tercintanya.

"Kami hanya bisa berdoa, semoga Allah SWT membukakan jalan NYA untuk kesembuhan putri kami," pungkasnya. (Fay)




[blogger]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.