Polisi Gerebek Kampung Narkoba di Palembang, Batam Kapan?

 

Polisi amankan sejumlah orang saat pengerebekan kampung Narkoba di kawasan Tangga Buntung, Pelembang pada Minggu (11/4/2021) lalu. (Foto: Ist)
Batam, expossidik.com: Apa yang dilakukan oleh aparat penegak hukum dari Polda Sumsel dan juga Polrestabes Palembang terkait penggerebekan kampung narkoba di kawasan Tangga Buntung, Palembang, Minggu (11/4/2021) lalu, patut diapresiasi.

Bagaimana tidak, dalam melakukan operasi penggerebekan itu polisi harus membutuhkan persiapan yang sangat matang. Hal itu disebabkan kawasan tersebut dikenal sangat sulit tersentuh aparat penegak hukum, karena banyaknya oknum-oknum yang membeking aktifitas disana.

Meski begitu, kebenaran harus tetap ditegakkan. Aparat penegak hukum tidak boleh kalah dengan segilintir oknum nakal yang ingin memanfaatkan keuntungan dari aktifitas ilegal tersebut.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meminta kepada jajaran Propam menindak tegas personel Polri yang terjerat kasus narkoba. Bahkan, Sigit meminta oknum polisi yang terbelenggu barang haram tersebut segera dibinasakan.

Hal itu ditekankan Sigit saat membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Divisi Propam Polri di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (13/4/2021).

"Saya melihat di lapangan banyak sekali perubahan yang sudah dilakukan oleh anggota, saya melihat bagaiamana rekan-rekan bekerja hadir pada saat masyarakat membutuhkan kehadiran dari kepolisian pada saat siang, pada saat banjir, pada saat hujan,” ujar Sigit.

Oleh sebab itu, Sigit menekankan, oknum-oknum kepolisian yang terlibat narkoba ataupun terjerat pidana lainnya justru akan merusak citra Polri yang saat ini terus membangun kepercayaan publik lebih tinggi lagi.

“Oleh karena itu jangan hanya gara-gara satu dua orang oknum yang melakukan pelanggaran maka 100 anggota yang sudah bersusah payah itu kemudian hilang. Ibarat hanya gara-gara nila setitik maka rusak susu sebelanga, hal seperti itu ke depan harus diperbaiki,” tutur mantan Kapolda Banten ini.

Terpisah, Direktur Narkoba Polda Kepri Kombes Pol Mudji Supriadi mengatakan pihaknya dalam hal ini Direktorat Natkoba Polda Kepri akan mendorong Satuan Narkoba Polresta Barelang untuk melakukan hal serupa di wilayah hukum Polda Kepri.

"Kita akan kedepankan pihak Polresta Barelang, Polda Kepri akan backup penuh," ujar Mudji kepada expossidik.com lewat pesan WhatsAppnya, Selasa (13/4/2021).

Lebih lanjut Mudji mengatakan, pihaknya akan melakukan koordinasi lebih lanjut kepada Satresnarkoba Polresta Barelang, untuk melakukan tindakan-tindakan yang dianggap perlu untuk dilakukan.

"Kami akan koordinasi lebih lanjut dengan pihak Polresta Barelang," imbuhnya.

Seperti diketahui, Kota Batam juga memiliki sebuah kawasan yang identik namanya Kampung Aceh. Di lokasi ini sering dilakukan aktifitas ilegal berupa peredaran narkotika dan juga aktifitas perjudian ilegal secara terang-terangan.

Ironisnya, kawasan tersebut sulit sekali untuk di bersihkan, karena diduga dibekingi oleh oknum-oknum yang ingin mendapatkan keuntungan sepihak dari aktifitas ilegal itu. (Fay)

Label:

[blogger]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.